Rabu, 16 Juni 2010

Cara Anda Menjadi Lebih Kreatif

Kreatif adalah pencapaian daya nalar paling tinggi yang tidak dimiliki oleh setiap orang. Kreatif diyakini hanya dimiliki oleh orang tertentu seperti James Watt, Einstein, Phytagoras, BJ Habibie, dan segelintir orang lainnya. Kreativitas sepertinya hanya bisa dimiliki oleh seseorang jika mendapat bakat sejak lahir atau dengan kata lain orang kreatif adalah sudah kehendak Tuhan. Benarka demikian?

Kreativitas adalah hasil pencapaian penalaran tingkat tinggi dengan menggabungkan antara fakta dengan imajinasi, antara sesuatu yang lazim dengan yang tidak lazim, dan mengasosiasikan sesuatu yang sebenarnya tidak ada korelasinya.

Dilihat dari devinisi kreativitas di atas, maka untuk memiliki daya nalar yang kreatif saya meyakini bahwa setiap orang bisa memiliki kemampuan tersebut. Semua orang bisa memiliki imajinasi yang kemudian dihubungkan dengan fakta yang ada. Semua orang juga mengasosiasikan sesuatu yang sebenarnya tidak masuk akal sebagai mana hubungan antara anting-anting dengan HP. Semua orang juga sebenarnya sering memikirkan hal-hal yang tidak lazim seperti bagaimana manusia bisa terbang, atau bisa hidup di dalam air.

Sekarang tinggal bagaimana mengoptimalkan potensi yang sudah dimiliki tersebut untuk menjadi sebuah kenyataan yaitu manusia kreatif. Berikut akan saya berikan tips melatih otak menjadi kreatif. Pelatihan ini bisa dilakukan kapan saja dan dalam acara apa saja, Sebab tidak butuh waktu lama dan tidak memerlukan sesi khusus. Latihan kreativitas ini bisa juga dijadikan sebagai energizer atau ice breaking untuk menghangatkan suasana pelatihan.

Langkah-langkahnya kreativitas adalah sebagai berikut:

  1. Mintalah peserta pelatihan untuk menuliskan sebuah kata benda yang paling dia sukai pada secarik kertas.
  2. Mintalah melipat kertas tersebut yang telah ditulisi tersebut dan melemparkannya kepada teman lainnya. Upayakan satu orang dapat satu lipatan kertas dari teman lainnya.
  3. Nah, setiap orang yang mendapatkan satu kata benda yang tertulis di dalam kertas mintalah untuk menyebutkan manfaat benda tersebut minimal 20 manfaat. Misalkan kata buku, maka manfaat buku bisa untuk menulis, untuk kipas, untuk menutup muka, untuk teropong, untuk pengeras suara dan sebagainya.
  4. Tahap berikutnya adalah mengkorelasikan kata benda yang telah di tulis sendiri dengan kata benda yang ditulis teman yang lain tersebut. Tentu meraka harus memadukan kedua benda tersebut menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat. Misalnya kata yang ia tulis sendiri adalah HP sementara dia memperolah kata benda SEPATU dari teman lainnya. Bagaimana cara mengasosiasikan kedua kata benda tersebut? Ada beberapa kemungkinan, misalnya saya akan membuat tempat duduk HP di mobil yang berbentuk sepatu. Bisa juga saya akan membuat HP yang berbentuk sepatu, atau membuat sepatu yang ada tempat HPnya.
  5. Dalam satu putaran tersebut pasti akan memperoleh ide-ide kreatif lainnya yang sangat beraneka ragam dari seluruh peserta pelatihan.
  6. Begitu seterusnya, dengan latihan semacam itu pasti akan “mencetak” kita untuk segera menjadi orang-orang yang kreatif. Syukur apa yang kita pikirkan segera bisa kita tindaklanjuti untuk mewujudkannya. (sunartombs.wordpress.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar